Sabtu, 13 Juni 2009

Habisnya Pesona Alam Asli Jember Genuine Natural Enchantment Endless Jember

Gumuk, a natural phenomenon that may exist only in a few places in this world, Gumuk is a hill that is not too high and irregular spread. This is unique from Gumuk, Gumuk-Gumuk was like poking out of the ground to form a unique landscape.
Gumuk, sebuah fenomena alam yang mungkin hanya ada di beberapa tempat di dunia ini, gumuk adalah suatu perbukitan yang tidak terlalu tinggi dan menyebar tidak beraturan. Inilah yang unik dari gumuk, gumuk-gumuk itu bagai menyembul dari permukaan tanah sehingga membentuk pemandangan yang unik.

One of the districts of Jember in East Java has dozens Gumuk, even famous for the town of Jember 1000 Gumuk. Currently Gumuk-Gumuk in Jember degraded, because the flat rock mining is a lot stored in Gumuk-Gumuk it. Even today many Gumuk a flat on the ground is used for housing.

Jember salah satu kabupaten di Jawa Timur memiliki puluhan gumuk, bahkan Jember terkenal akan kota 1000 gumuk. Saat ini gumuk-gumuk di Jember mengalami degradasi, karena penambangan batu ceper yang banyak tersimpan di dalam gumuk-gumuk tersebut. Bahkan saat ini banyak gumuk yang rata dengan tanah digunakan perumahan.

These photographs show the excess exploitation Gumuk in Jember, when I first got into this Gumuk still maintained its natural state, with large trees, bamboo and birds singing. But not this year Gumuk the ground to serve as housing and these photographs are the rest of Gumuk.

Foto-foto ini memperlihatkan berlebihnya eksploitasi gumuk di Jember, saat pertama kali naik ke gumuk ini keadaan alamnya masih terjaga, dengan pohon-pohon besar, bambu dan burung-burung berkicau. Tapi belum satu tahun gumuk ini rata dengan tanah untuk dijadikan perumahan dan foto-foto ini adalah sisa dari gumuk tersebut.
Credit post:
(c) 2009 All picture by Rudi B. Prakoso
Teks by Rudi B. Prakoso
Location : Kecamatan Sumbersari - Jember
Event : Foto hunting
Photografer : Rudi B. Prakoso

5 komentar:

egah mengatakan...

wah tambah mantep ae fotone..info bbjnya juga oke...jadi pengen pulkam ud lama gak pulkam

Andriyanto Hadiawan Djalil mengatakan...

Bukane isu iku wis berkembang sejak tahun '96-'97an. Aku sempat krungu bahwa beberapa usaha exploitasi batu ceper sempat dihentikan karena mengeringkan sumur penduduk. Beberapa tempat yang menjadi kekeringan akibat oxploitasi gumuk kurang lebih kec.Kotok, dan onok sing nok Kalisat.

Rudi B. Prakoso mengatakan...

Memang isu eksploitasi gumuk yang semakin parah sudah berkembang sejak dulu. Tapi saat ini semakin parah karena banyak pihak yang diuntungkan mulai birokrasi, penambang, pengembang perumahan sampai masyarakat. Kalau sudah menyentuh masyarakat, isu-isu tersebut sangat sensitif. Tapi semuanya tidak memperdulikan efek negatif eksploitasi gumuk bagi alam sekitar, salah satunya sebagai penyimpan air. Saat ini banyak sekali sumur-sumur mengering.

Semoga pihak-pihak terkait sadar akan efek negatif tentang ekspolitasi gumuk.

bangrudy mengatakan...

siapa menabur batu akan menuai bencana

rozex69 mengatakan...

sip banget boss!

Kawah Ijen