Rabu, 26 Oktober 2011

Gak Korupsi Gak Gaul

Setelah lama tak menulis lama tak foto kanan kiri..
Kini aku kembali lagi bercerita tentang hidup yang mungkin bagi sebagian orang sudah biasa.

Korupsi
Sebuah kata yang sangat sering di ucapkan di media masa baik TV, radio, koran, situs berita, bahkan orang yang lagi nongkrong di warung pun tak luput dari kata ini. Entah karena media yang terus menerus memberitakan tentang kata ini, atau kata ini memang lagi menjadi tren.

Korupsi menurut id.wikipedia.org adalah corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok... pokoknya yang kata kerja yang jelek-jelek deh. Dan secara harfiah korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus |politisi maupun pegawai negeri yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. ( http://id.wikipedia.org ).

Rasanya kata korupsi ini memang lagi tren setelah adanya reformasi. Dan entah karena sering di beritakan akhirnya terjadi opini publik korupsi sudah membudaya di Indonesia. Sampai-sampai mulai pucuk pimpinan sekelas presiden, menteri, gubernur, bupati, pejabat publik, kepala unit kerja, sampai dengan staf yang hanya menurut apa kata pimpinan terlibat oleh kata korupsi ini...

Memang namanya uang yang menjadi pokok masalah korupsi ini sangat menggiurkan, siapa yang tidak butuh uang, semua orang butuh uang untuk hidup. Mulai dari peminta-minta di pinggir jalan, tukang becak, petani, pejabat publik, para pebisnis, sampai selebritis, semua butuh uang... entah untuk membiayai hidup atau untuk foya-foya..

Karena uang inilah semua orang menghalalkan cara untuk memperolehnya. Akhirnya jalan yang salah pun ditempuh.. dengan korupsi bisa mudah mendulang uang, tidak tahu apakah tambang itu bisa mengubur hidup-hidup penambangnya atau bahkan penambangnya bisa meraup hasil yang berlimpah.

Bahkan ( menurut penulis ).... "Gak Korupsi Gak Gaul"... 

Tidak ada komentar:

Kawah Ijen